Bagang warga Desa Tolong, Kecamatam Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara

Satu hal yang menyenangkan ada di tempat ini adalah, rasa persaudaraan yang mereka bangun. Saya yakin, dan seyakin-yakinnya, embrio orang Indonesia itu adalah manusia-manusia yang penuh cinta dan kedamaian.

Bangunan ini namanya Bagang, semacam rumah apung di tengah laut yang biasa untuk mancing atau mencari ikan.

Foto ini saya ambil setelah waktu subuh, yang diambil dari atas ketinting (sampan) yang mengantar kami kembali ke tepi.

Ceritanya adalah rencana kami ingin mancing di tengah laut (yaaa, walaupun saya cuma pindah tidur aja, hehehehe). Salah seorang teman kantor mencoba membantu kami dengan mencarikan ‘jalan’ agar kami bisa mancing di tengah laut untuk mengisi waktu off sehari kami.

Alhasil, kami diajaklah gabung dengan kelompok nelayan dari sebuah desa dengan mayoritas Kristen.

Karena, kerjaan yang banyak mengharuskan kami lembur hingga setengah 7 malam, yang tentunya kami telat dari janjian waktu dengan para nelayan ini.

“Hei Saudara! Ketinting su berangkat, tarada kabar jadi atau tidak! Kalau tadi batelepon dahulu torang tunggu!”

Yah, kami pikir batal rencana kami. Tapi, ternyata kami dijemput. Dan akhirnya kami jadi berangkat.

Sebuah kearifan, suasana desa dengan segala hiruk-pikuknya begitu terasa di Desa Tolong, Pulau Taliabu ini.

Kitorang bersaudara!
Terima kasih ikan bakar dan ricanya kaka!

Posted in , ,

Leave a comment