Category: Article

  • Tuhanku tahu, jika sebenarnya kita marah Tuhanku tahu, jika sebenarnya kita kecewa Tuhanku tahu, jika sebenernya kita menuntut Tuhanku tahu, jika sebenernya kita menangis   Tapi, Tuhanku juga tahu jika kita mampu Tuhanku juga tahu jika kita bisa berdamai Tuhanku juga tahu jika kita harus bersabar Tuhanku juga tahu jika kita harus tersenyum   Indonesia…

  • Ini adalah judul tulisan saya sekitar hampir 10 tahun yang lalu. Persisnya saya lupa. Yang jelas, tulisan ini tercipta setelah saya lolos menjadi duta pendidikan dalam rangkaian acara pertukaran pelajar di tahun 2007. Saat itu saya mendapatkan tugas di Provinsi Kalimantan Selatan, tepatnya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Tak menyangka sebenarnya hingga pada akhirnya kenapa…

  • Jarak dan muara Sering kita berpikir seberapa jauh tentang titik tujuan.Sering kita berpikir seberapa lama kita kan berjalan.Ataukah sering kita berpikir kapan kita butuh istirahat, walau hanya untuk sekedar meneguk segelas air, demi melepas dahaga.Tapi kadang kita sering lupa tentang sebuah rasa.Rasa yang memberikan kata “mengapa”Namun, ia tak pernah tahu jawaban tentang “mengapa” itu sendiri.Terlalu sering…

  • Apa yang kau cari? Kau siapkan ranselmu, kau lewati jalan setapak itu. Kau gapai puncak tertinggi di sana, ditemani senyummu. Lalu, jika kau sudah menggapai puncak tinggi itu. Apa yang kau cari? Kau luangkan waktumu. Kau berikan energimu. Kau ajarkan ilmu pada orang-orang itu. Lalu, jika semua itu sudah kau lakukan. Apa yang kau cari? Kau…

  • Ruang Rindu Kepergianmu meninggalkan cerita yang mendalam.Kepergiaanmu meninggalkan cerita yang tak berkesimpulan.Kepergianmu membawa rahasia yang belum terpecahkan.Kepergianmu membawa angan cita yang belum tersampaikan. Dan kepergianmu selalu mendatangkan ruang rindu. Rindu yang akan terobati dan engkau sendiri yang akan mengisi. Hidup kadang seperti cerita fiksi. Tapi hidup tetaplah hidup. Perjalanan yang beriring waktu yang penuh dengan…

  • Taufik Ismail, tak diragukan lagi dengan keahliannya. Karya-Karya pusinya yang begitu banyak dan mengandung kritik hingga romantisme. Saya senang membaca karya-karya beliau salah satunya adalah puisi “Kerendahan Hati” Kerendahan Hati (Taufik Ismail) Kalau engkau tak mampu menjadi beringin Yang tegak di puncak bukit Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik, Yang tumbuh di tepi danau Kalau…

  • Sebuah karya yang aku dedikasikan untuk saudaraku, yang saat ini sedang mengemban tugas jauh dari keluarga. Semoga Allah santiasa melindungi dan memberikan keselamatan padamu le. “Sajak Rindu Untuk Sang Abdi”   Tahukah engkau makna merindu? Pernahkah kau tahu tentang sebuah pesan sendu? Hanya aku, kamu Dan tentang semua rayuan merdu Berbaur, mengalir, terukir Pada rindu…