RENDY ARTHA
Vision in Motion
recent posts
- Di Balik Angka Gaji: Seni Merancang Total Rewards yang Menggerakkan Manusia
- Quiet Leadership: Kekuatan yang Tenang, Tapi Menggerakkan
- Saat Human Capital Terjebak Administrasi, Siapa yang Menanggung Risikonya?
- Rumah Besar Indonesia: Apakah Kita Sedang Berbenah atau Menghancurkan?
- Human Capital & Leadership: Dua Sisi Mata Uang yang Menentukan Masa Depan Bisnis
about
Category: Puisi
-
Karya: Rendy Artha Di kota ini…lampu-lampu jalan menyala seperti janji yang tak pernah ditepati.Gedung-gedung menjulang…menggurat langit, seakan hendak menggapai bintang.Tapi di kaki gedung itu;ada orang-orang tidur di tikar kardus,menggigil dalam mimpi yang patah,menunggu pagi yang tak selalu ramah. Kita… sibuk memotret senyum untuk unggahan,memilih filter yang paling hangat,menulis caption paling indah…sementara di sudut lain kota…
-
Tuhanku tahu, jika sebenarnya kita marah Tuhanku tahu, jika sebenarnya kita kecewa Tuhanku tahu, jika sebenernya kita menuntut Tuhanku tahu, jika sebenernya kita menangis Tapi, Tuhanku juga tahu jika kita mampu Tuhanku juga tahu jika kita bisa berdamai Tuhanku juga tahu jika kita harus bersabar Tuhanku juga tahu jika kita harus tersenyum Indonesia…
-
Tuan, Tuhanku Tuhanku, Tuanku Hamba siapakah aku? Tuan bertuhan? Atau Tuhan bertuan? Mengaku Tuan, tak bertuhan Mengaku tuan menandingi Tuhan Hamba siapakah aku? Mengaku bertuhan namun lebih patuh pada tuan Mengaku bertuan namun lupa bertuhan Lalu, hamba siapakah aku? Tuan, Tuhanku Tuhanku, Tuanku Hamba siapakah aku? Mengaku bertuhan namun menghamba pada tuan Mengaku bertuhan namun…
-
Jarak dan muara Sering kita berpikir seberapa jauh tentang titik tujuan.Sering kita berpikir seberapa lama kita kan berjalan.Ataukah sering kita berpikir kapan kita butuh istirahat, walau hanya untuk sekedar meneguk segelas air, demi melepas dahaga.Tapi kadang kita sering lupa tentang sebuah rasa.Rasa yang memberikan kata “mengapa”Namun, ia tak pernah tahu jawaban tentang “mengapa” itu sendiri.Terlalu sering…
-
Apa yang kau cari? Kau siapkan ranselmu, kau lewati jalan setapak itu. Kau gapai puncak tertinggi di sana, ditemani senyummu. Lalu, jika kau sudah menggapai puncak tinggi itu. Apa yang kau cari? Kau luangkan waktumu. Kau berikan energimu. Kau ajarkan ilmu pada orang-orang itu. Lalu, jika semua itu sudah kau lakukan. Apa yang kau cari? Kau…
-
Ruang Rindu Kepergianmu meninggalkan cerita yang mendalam.Kepergiaanmu meninggalkan cerita yang tak berkesimpulan.Kepergianmu membawa rahasia yang belum terpecahkan.Kepergianmu membawa angan cita yang belum tersampaikan. Dan kepergianmu selalu mendatangkan ruang rindu. Rindu yang akan terobati dan engkau sendiri yang akan mengisi. Hidup kadang seperti cerita fiksi. Tapi hidup tetaplah hidup. Perjalanan yang beriring waktu yang penuh dengan…
-
Taufik Ismail, tak diragukan lagi dengan keahliannya. Karya-Karya pusinya yang begitu banyak dan mengandung kritik hingga romantisme. Saya senang membaca karya-karya beliau salah satunya adalah puisi “Kerendahan Hati” Kerendahan Hati (Taufik Ismail) Kalau engkau tak mampu menjadi beringin Yang tegak di puncak bukit Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik, Yang tumbuh di tepi danau Kalau…